10+ Jenis Tanaman Pangan, Pengertian, serta Manfaatnya

jenis tanaman pangan, pengertian, dan manfaatnya

Jenis Tanaman Pangan, Pengertian, dan Manfaatnya – Tanaman pangan adalah segala jenis tumbuhan yang mengandung nutrisi berupa karbohidrat dan protein yang dibutuhkan sebagai sumber energi manusia.

Tanaman pangan merupakan makanan pokok manusia dan menjadi sumber energi.

Tanaman pangan dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yaitu serealia (padi, gandum, dll), biji-bijian (kacang tanah dan kedelai), umbi-umbian (ubi jalar, talas, kentang), dan tanaman lain (sukun dan sagu).

Pengertian Tanaman Pangan Menurut Ahli

1. Moeljopawiro (1992)

Moeljopawiro mengelompokkan tanaman pangan menjadi:

  • Komoditas utama, dimana ketersediaan komoditas ini sangat penting. Contohnya Oriza sativa, Zea mays, Glycine max, Arachis hipogaea, Phaseolus radiatus, dan Manihot utilissima.
  • Komoditas potensial, yaitu satu tingkat di bawah komoditas utama. Contohnya Andopogon sorgum, Vigna sinensis, Cajanus cajan, Sesamum orientale,Dioscorea alata dan Metroxylon sp.
  • Komoditas Introduksi, contohnya Edulis, Panicum viridae, Triticum sativum dan Dolichos lablab.

2. Sunarti (2007)

Tanaman pangan adalah setiap jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh manusia dalam kurun waktu yang lama di kawasan mereka misalnya di hutan, sebagai kebutuhan pangan mereka.

3.Poerwadarminta (2013)

Setiap sesuatu yang tumbuh dan memiliki daun, batang, akar, dan bisa dikonsumsi manusia, itulah definisi tumbuhan pangan.

Ciri ciri Tanaman Pangan

  • Memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi

Tanaman pangan memiliki peran utama memenuhi kebutuhan karbohidrat bagi tubuh. Karena karbohidrat memiliki fungsi sebagi sumber energi bagi tubuh.

Sebab tanpa energi manusia tidak akan mampu untuk beraktifitas.

  • Dapat dikonsumsi

Manusia sangat membutuhkan makanan yang menyehatkan dan tidak menimbulkan penyakit.

Karena itulah, ciri penting suatu tanaman agar dapat menjadi tanaman pangan dan menjadi sumber karbohidrat adalah tidak beracun dan dapat di konsumsi.

Oleh sebab itu walaupun suatu tumbuhan mengandung karbohidrat tinggi namun beracun tidak dapat menjadi tumbuhan pangan karena berbahaya jika dikonsumsi.

  • Dapat dibudidayakan atau diakses oleh masyarakat setempat

Idealnya tanaman pangan dapat ditanam atau dibudidayakan di daerah yang membutuhkan bahan pangan tersebut. Sehingga ketersediaannya bagi masyarakat dapat terpenuhi.

Namun apabila tidak memungkinkan untuk dibudidayakan di daerah tersebut karena kondisi lingkungannya yang tidak sesuai, maka hendaknya masyarakat dapat dengan mudah untuk mengakses atau mendapatkan bahan pangan tersebut.

Contohnya kentang, meskipun tidak semua daerah cocok untuk ditanami kentang, namun tanaman ini mudah diperoleh disemua tempat.

  • Dapat ditanam oleh petani

Untuk mencukupi ketersediaan tanaman pangan maka harus ada petani yang menanamnya.

Sehingga apabila suatu jenis tanaman tidak dapat dibudidayakan oleh petani, maka ia tidak akan dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat.

Jenis jenis Tanaman Pangan dan Manfaatnya

Seperti kita ulas di atas secara garis besar bahwa tanaman pangan dapat dibagi menjadi beberapa jenis yaitu serealia, umbi-umbian, kacang-kacangan, serta jenis tanaman lain yang menghasilkan karbohidrat seperti sukun dan sagu.

Nah berikut ini beberapa contoh tanaman pangan yang banyak dikonsumsi oleh penduduk Indonesia maupun dunia.

1. Padi

Padi merupakan tanaman pangan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat di Indonesia maupun dunia.

Tanaman yang diduga kuat berasal dari India atau Indocina ini mulai masuk ke Indonesia sekitar tahun tahun 1500 SM.

Pada awalnya tanaman padi di kembangkan di Indonesia di tanah kering dengan sistem ladang, tanpa pengairan.

Namun karena tingginya kebutuhan masyarakat akan tanaman padi maka sistem budidaya padi pun semakin lama semakin intensif dengan menggunakan sistem pengairan, varietas unggul, dan lain sebagainya.

2. Ganyong

Ganyong merupakan salah satu tanaman umbi yang cukup populer. Sebagai tanaman penghasil karbohidrat, saat ini kelestarian ganyong cukup terancam karena semakin jarang yang menanam dan mengonsumsinya.

Tanaman yang masih berkerabat dengan tanaman kana ini sebenarnya memiliki keunggulan yaitu dapat tumbuh pada lahan kering dan tandus.

Selain itu tanaman ganyong juga mudah dirawat dan tahan terhadap serangan hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman.

3. Jagung

Jagung merupakan tanaman pangan yang paling banyak dikonsumsi penduduk dunia setelah padi.

Sebagai bahan pangan kandungan gizi tanaman jagung tidak kalah dengan beras.

Tanaman yang berasal dari Amerika ini masuk ke Indonesia dibawa oleh bangsa Spanyol dan Portugis

4. Singkong

Singkong merupakan salah satu tanaman yang mudah untuk ditanam dan dirawat.

Singkong menjadi salah satu tanaman pangan yang penting karena kegunaannya yang luas baik untuk industri maupun individu masyarakat.

5. Ubi jalar

Selain padi, jagung, dan singkong, ubi jalar menjadi salah satu sumber pangan alternatif yang juga banyak dikonsumsi mayarakat.

Tanaman ubi jalar atau disebut juga mantang tergolong sebagai tanaman umbi-umbian yang paling tua dalam sejarah peradaban manusia.

Bentuk olahan ubi jalar juga bervariasi. Mulai dari dijadikan sebagai makanan pokok, di olah menjadi cemilan, atau pun menjadi tepung untuk berbagai makanan olahan lanjutan lainnya.

6. Kentang

Kentang merupakan salah satu komoditas pertanian yang sangat penting dan bernilai ekonomi tinggi.

Di pasaran permintaan akan kentang cukup tinggi dengan harga jual yang juga tinggi dan stabil.

Sehingga dilihat dari aspek agribisnis kentang menjadi salah satu komoditas pertanian yang memiliki prospek yang menjanjikan.

Di Indonesia kentang banyak digunakan sebagai bahan cemilan dan juga campuran sayuran. Sedangkan di Eropa dan Amerika kentang merupakan makanan penghasil karbohidrat yang utama.

7. Sorghum

Di Amerika sorghum merupakan tanaman pangan utama yang banyak dibudidayakan.

Di Indonesia sendiri tanaman sorghum memang masih kalah populer dibanding padi dan jagung. Meskipun ada beberapa daerah yang menjadi sentra budidaya sorghum seperti Nusa Tenggara Barat.

Sorghum biasanya diolah menjadi tepung yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan berbagai jenis makanan. Sedangkan di Jawa Barat sorghum banyak diolah menjadi tape ataupun alkohol.

8. Kacang kedelai

Kacang kedelai merupakan tanaman pangan dari keluarga kacang-kacangan atau polong-polongan.

Negara dengan masyarakat pengonsumsi kedelai terbesar adalah China dan Jepang.

Beberapa olahan pangan yang dibuat dari kedelai diantaranya tahu, tempe, dan kecap.

Kandungan nutrisi kedelai memang tidak bisa diremehkan. Beberapa kandungan kedelai diantaranya protein, serat, lemak tak jenuh, dan kalsium.

9. Kacang tanah

Tanaman pangan dari keluarga polong-polongan berikutnya adalah kacang tanah.

Di Indonesia kacang tanah menjadi salah satu komoditi yang cukup banyak dibudidayakan dan keberadaanya sangat penting setelah kacang kedelai.

10. Kacang polong

Kacang polong atau disebut juga kacang ercis atau kacang kapri merupakan tanaman yang juga berasal dari famili polong-polongan (Fabaceae).

Tanaman kacang polong memiliki biji berwarna hijau dan banyak digunakan sebagai sayuran. Tanaman ini memiliki kandungan karbohidrat dan protein yang tinggi.

Mengonsumsi kacang polong dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

11. Tebu

Tanaman pangan berikutnya yang banyak dikonsumsi penduduk dunia adalah tebu.

Tanaman penghasil gula ini merupakan komoditas yang paling banyak diperjualbelikan dengan total akumulasi panen sekitar 1,9 miliar ton.

Dan negara penghasil tebu terbesar di dunia adalah Brazil dan India yang menyumbang lebih dari 70% kebutuhan dunia.